5 Aplikasi Staking Kripto dengan APY Tertinggi 2026: Cara Mudah Cari Passive Income

5 Aplikasi Staking Kripto dengan APY Tertinggi 2026: Cara Mudah Cari Passive Income

Di tahun 2026, strategi “buy and hold” saja tidak lagi cukup bagi banyak investor kripto. Konsep Staking telah menjadi primadona baru karena memungkinkan investor mendapatkan imbal hasil atau bunga dari aset yang mereka simpan.

Jika Anda mencari cara agar aset kripto Anda “bekerja” sendiri, artikel ini akan mengulas 5 aplikasi staking terbaik dengan APY (Annual Percentage Yield) tertinggi yang aman dan terdaftar di Bappebti.

Apa itu Staking Kripto dan APY?

Staking adalah proses mengunci aset kripto di dalam jaringan blockchain (Proof of Stake) untuk mendukung keamanan dan operasional jaringan tersebut. Sebagai imbalannya, Anda akan mendapatkan hadiah berupa koin tambahan.

APY (Annual Percentage Yield) adalah tingkat pengembalian tahunan yang memperhitungkan bunga majemuk (compound interest). Semakin tinggi APY, semakin besar potensi keuntungan pasif Anda.

5 Aplikasi Staking Kripto Terbaik 2026

Berikut adalah kurasi platform dengan penawaran imbal hasil paling menarik dan sistem yang stabil:

1. Reku (Terbaik untuk Transparansi & APY Tinggi)

Reku menjadi salah satu pemain paling agresif dalam menawarkan fitur staking di tahun 2026. Mereka sering memberikan promo APY yang jauh di atas rata-rata pasar untuk koin-koin baru yang potensial.

  • Estimasi APY: 15% – 22% (tergantung aset).
  • Fitur Unggulan: Klaim reward yang transparan dan fitur Auto-Stake untuk bunga majemuk otomatis.
  • Koin Populer: MATIC, SOL, dan berbagai stablecoin.

2. Indodax (Terbaik untuk Variasi Aset)

Sebagai exchange terbesar, Indodax menawarkan pilihan koin yang bisa di-stake paling banyak di Indonesia. Ini memudahkan investor untuk melakukan diversifikasi staking di berbagai ekosistem blockchain.

  • Estimasi APY: 5% – 18%.
  • Fitur Unggulan: Laporan pendapatan staking harian dan dukungan teknis 24/7.
  • Koin Populer: ETH, ADA, DOT, dan koin-koin ekosistem Web3.

3. Pintu (Terbaik untuk Fleksibilitas)

Melalui fitur Pintu Earn, platform ini menawarkan kemudahan bagi pemula yang takut asetnya “terkunci” terlalu lama.

  • Estimasi APY: Hingga 12% (untuk Stablecoin).
  • Fitur Unggulan: Bunga dibayar setiap jam dan saldo bisa ditarik kapan saja tanpa potongan penalti.
  • Koin Populer: USDT, USDC, BTC, dan ETH.

4. Triv (Terbaik untuk Pilihan Durasi)

Triv memberikan fleksibilitas bagi investor untuk memilih antara bunga harian yang fleksibel atau bunga premium dengan sistem locked staking (terkunci).

  • Estimasi APY: 7% – 20% (untuk staking terkunci).
  • Fitur Unggulan: Tersedia pilihan durasi mulai dari 7 hari hingga 365 hari untuk memaksimalkan hasil.
  • Koin Populer: BNB, TRX, dan DASH.

5. Tokocrypto (Terbaik untuk Ekosistem Global)

Dengan integrasi ke jaringan Binance Earn, Tokocrypto menyediakan akses ke program staking kelas dunia dengan likuiditas yang sangat terjaga.

  • Estimasi APY: Variatif, mulai dari 4% hingga 15%+.
  • Fitur Unggulan: Akses ke program Launchpool yang memungkinkan Anda mendapatkan koin baru secara gratis hanya dengan menaruh aset tertentu.
  • Koin Populer: TKO, BNB, dan koin-koin proyek baru.

Cara Mulai Mencari Passive Income dari Staking

Bagi pemula, berikut langkah sederhana untuk memulai:

  1. Pilih Aplikasi: Unduh salah satu aplikasi di atas yang sudah terdaftar di Bappebti.
  2. Deposit & Beli Aset: Isi saldo dan beli koin yang mendukung fitur staking (seperti Ethereum, Solana, atau Cardano).
  3. Pilih Menu Staking/Earn: Masuk ke menu tersebut di dalam aplikasi.
  4. Konfirmasi: Tentukan jumlah koin dan durasi (jika ada), lalu klik “Stake”.
  5. Pantau Hasil: Anda akan melihat saldo koin Anda bertambah secara berkala.

Risiko yang Harus Diperhatikan

Walaupun terlihat mudah, staking tetap memiliki risiko:

  • Penurunan Harga Aset: Jika harga koin turun lebih besar dari persentase APY, Anda tetap bisa mengalami kerugian secara nilai Rupiah.
  • Periode Unbonding: Pada staking terkunci, ada waktu tunggu (biasanya beberapa hari) sebelum aset bisa ditarik kembali ke saldo aktif.
  • Keamanan Platform: Selalu gunakan platform yang memiliki rekam jejak keamanan yang baik.

FAQ: Pertanyaan Seputar Staking

Berapa modal minimal untuk staking? Sangat kecil. Di beberapa aplikasi, Anda sudah bisa mulai staking dengan aset senilai Rp11.000 saja.

Apakah bunga staking kena pajak? Di Indonesia, pajak kripto (PPh dan PPN) biasanya sudah dipotong langsung oleh platform saat transaksi, namun pastikan Anda memeriksa kebijakan terbaru di laporan bulanan aplikasi Anda.

Mana yang lebih baik, Staking atau Trading? Staking cocok untuk investor jangka panjang yang tidak ingin pusing dengan grafik harian. Trading cocok bagi yang ingin keuntungan cepat namun dengan risiko yang jauh lebih tinggi.

Kesimpulan: Staking adalah cara paling cerdas untuk mengoptimalkan portofolio kripto Anda di tahun 2026. Jika Anda mengutamakan bunga tinggi, Reku dan Triv adalah pilihan kuat. Namun, jika Anda baru memulai dan butuh fleksibilitas, Pintu adalah pemenangnya. Jangan biarkan aset Anda menganggur, mulailah staking hari ini!

Penafian: Investasi kripto dan staking memiliki risiko. Nilai aset bisa naik atau turun. Lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Check Also

Download Aplikasi Yasin, Tahlil & Amalan Lengkap (Mung Media)

Download Aplikasi Yasin, Tahlil & Amalan Lengkap (Mung Media) Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan Ibadah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *