7 Aplikasi Saham Terbaik 2026 untuk Pemula: Aman, Murah, dan Berizin OJK
Memasuki tahun 2026, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap investasi pasar modal semakin tinggi. Bagi Anda yang baru ingin memulai, memilih platform yang tepat adalah langkah krusial. Keamanan (izin OJK), biaya transaksi yang murah, dan antarmuka yang ramah pengguna adalah tiga pilar utama yang harus diperhatikan.
Berikut adalah rekomendasi 7 aplikasi saham terbaik 2026 yang telah kami rangkum berdasarkan fitur terbaru, biaya, dan legalitasnya.
Mengapa Harus Memilih Aplikasi Berizin OJK?
Sebelum masuk ke daftar, penting untuk diingat bahwa hanya gunakan aplikasi dari perusahaan sekuritas yang memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menjamin dana Anda aman karena diawasi oleh regulator dan tersimpan di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Daftar 7 Aplikasi Saham Terbaik 2026
1. Ajaib (PT Ajaib Sekuritas Asia)
Ajaib tetap menjadi primadona bagi generasi muda di tahun 2026. Keunggulan utamanya adalah proses pembukaan rekening yang 100% online dan sangat cepat.
- Kelebihan: Tampilan UI/UX sangat simpel, tersedia fitur copy trading (mengikuti portofolio ahli), dan edukasi gratis.
- Biaya: Fee transaksi mulai dari 0,10% – 0,15%.
- Cocok untuk: Pemula yang sama sekali belum pernah mencoba investasi.
2. Stockbit (PT Stockbit Sekuritas Digital)
Jika Anda suka berdiskusi, Stockbit adalah pilihannya. Platform ini mengombinasikan aplikasi trading dengan media sosial (Stream).
- Kelebihan: Fitur charting (Stockbit Snips) yang sangat lengkap dan komunitas investor aktif yang berbagi analisis setiap hari.
- Biaya: Fee kompetitif dan sering ada promo “Zero Fee” untuk periode tertentu.
- Cocok untuk: Pemula yang ingin belajar fundamental dan teknikal dari komunitas.
3. IPOT (Indo Premier Sekuritas)
IPOT merupakan salah satu pemain lama yang terus berinovasi. Di tahun 2026, mereka memiliki fitur Robo Trading yang semakin cerdas untuk membantu eksekusi jual-beli otomatis.
- Kelebihan: Fitur lengkap, akses ke laporan riset harian yang mendalam, dan tanpa minimal deposit.
- Biaya: Fee beli sekitar 0,19% dan jual 0,29%.
- Cocok untuk: Investor yang ingin fitur komprehensif dari saham hingga reksa dana.
4. Bibit Plus (Integrasi Stockbit)
Bibit yang dikenal sebagai aplikasi reksa dana kini telah terintegrasi penuh dengan Stockbit melalui fitur Bibit Plus. Ini memudahkan Anda mengelola seluruh aset dalam satu dashboard.
- Kelebihan: Sistem navigasi yang sangat nyaman untuk diversifikasi aset (saham, reksa dana, obligasi).
- Biaya: Mengikuti kebijakan fee Stockbit yang murah.
- Cocok untuk: Investor jangka panjang yang mengutamakan kenyamanan manajemen portofolio.
5. Mirae Asset (Neo HOTS)
Dikenal sebagai sekuritas dengan volume transaksi tertinggi di Indonesia, Mirae Asset menawarkan stabilitas server yang luar biasa melalui aplikasi Neo HOTS.
- Kelebihan: Eksekusi order yang sangat cepat dan aplikasi yang sangat stabil meski pasar sedang ramai.
- Biaya: Fee beli 0,15% dan jual 0,25%.
- Catatan: Biasanya memerlukan deposit awal minimal Rp1.000.000.
- Cocok untuk: Pemula yang ingin serius belajar menjadi day trader.
6. BIONS (BNI Sekuritas)
BIONS adalah aplikasi dari bank BUMN, BNI Sekuritas. Di tahun 2026, BIONS menawarkan fitur multichart yang memudahkan pemantauan beberapa saham sekaligus.
- Kelebihan: Keamanan tingkat tinggi karena didukung bank plat merah dan integrasi rekening RDN yang mudah.
- Biaya: Standar industri yang kompetitif.
- Cocok untuk: Investor yang mencari rasa aman ekstra dan stabilitas institusi besar.
7. Mandiri Sekuritas (Growin’ / MOST)
Aplikasi ini juga didukung oleh bank besar (Bank Mandiri). Growin’ (versi terbaru dari MOST) hadir dengan antarmuka yang jauh lebih modern dibandingkan versi sebelumnya.
- Kelebihan: Riset pasar dari analis profesional yang diakui secara internasional.
- Biaya: Beragam tergantung jenis akun (Reguler, Full Online, atau Syariah).
- Cocok untuk: Investor yang membutuhkan data riset berkualitas tinggi untuk keputusan jangka panjang.
Tips Aman Investasi Saham bagi Pemula
- Gunakan Uang Dingin: Jangan gunakan dana darurat atau uang sekolah untuk saham.
- Diversifikasi: Jangan letakkan semua uang di satu saham saja.
- Terus Belajar: Manfaatkan fitur edukasi yang ada di aplikasi pilihan Anda.
- Cek Legalitas: Selalu pastikan logo OJK terpampang di aplikasi tersebut.
FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)
Apakah investasi saham bisa rugi? Ya, saham memiliki risiko fluktuasi harga. Namun, risiko ini bisa diminimalisir dengan analisis yang tepat dan diversifikasi.
Berapa modal awal minimal untuk beli saham? Sesuai aturan BEI, minimal pembelian adalah 1 lot (100 lembar). Jadi, jika harga saham Rp100, modal minimal Anda hanya Rp10.000 saja.
Apakah aplikasi di atas bisa digunakan untuk beli saham luar negeri? Beberapa aplikasi seperti Pluang atau Gotrade mulai memberikan akses tersebut, namun daftar di atas fokus pada saham yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kesimpulan: Pilihan aplikasi saham terbaik di 2026 sangat bergantung pada kebutuhan Anda. Jika ingin kemudahan, Ajaib dan Bibit adalah pilihan tepat. Jika ingin fitur analisis, Stockbit dan IPOT juaranya. Pastikan Anda memulai dengan modal kecil terlebih dahulu untuk belajar.
Penafian: Investasi saham memiliki risiko. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
RIZTNHHT